Jakarta – Mohamed Salah, ikon Liverpool, dikabarkan mulai tersisih dari skuad utama The Reds seiring penurunan performa dan keputusan manajer Arne Slot untuk mencadangkannya.
Baca Juga: Man Utd Dapat Angin Segar, Pemain Idamannya Terang
Situasi ini memicu spekulasi tentang masa depannya di Anfield. Klub-klub raksasa Arab Saudi dikabarkan kembali medektai dengan tawaran menggiurkan.
Kondisi ini diperparah dengan keputusan Slot yang beberapa kali mencadangkan Salah dalam pertandingan penting Premier League, sebuah pemandangan langka di era sebelumnya.
Di sisi lain, klub-klub Saudi Pro League, khususnya Al Hilal dan Al Qasidah, disebut-sebut siap mmelayangkan tawaran fantastis.
Penurunan Performa dan Peran Mohamed Salah di Liverpool
Mohamed Salah, yang sebelumnya menjadi motor serangan utama Liverpool, kini menghadapi kenyataan pahit berupa penurunan perform yang signifikan. Di usianya yang ke-33 tahun.
Kontribusinya pada musim sebelumnya saat ia berperan krusial dalam menjuarai Premier League.
Tidak hanya gol, aspek lain seperti tembakan total, tembakan tepat sasaran, dribel berhasil, dan sentuhan di kotak penalti lawan juga mengalami penurunan. Dari 3,40 tembakan per 90 menit menjadi 2.20, dan dribel berhasil dari 1,40 menjadi 0,30.
Situasi ini diperparah dengan jadwal Piala Afrika 2025 yang akan berlangsung dari 21 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026.
Salah akan absen membela Mesir, membuat Liverpool kehilangan pemain kunci hingga tujuh pertandingan penting domestik.
Sinyal Tersisih dari Arne Slot dan Isu Internal
Manajer baru Liverpool, Arne Slot, telah menunjukan sikap tegas dengan beberapa kali mencadangkan Mohamed Salah dalam pertandingan Premier League, termasuk saat melawan Sunerland dan West Ham United.
Keputusan ini, yang jarang terjadi di musim-musim sebelumnya, memicu spkulasi luas mengenai hubungan antara Salah dan Klub. Jamie Redkmapp bahkan menyebutnya sebagai “titik kritis”
Slot sendiri mengakui bahwa Salah sempat kecewa dengan keputusan pencadangan tersebut, namun memuji sikap profesional sang pemain.Namun, banyak pihak menilai bahwa tindakan slot bukan sekedar rotasi biasa.’
Melainkan sinyal jelas bahwa tidak ada pemain yang kebal dari kebijakan tim, termasuk Bintang sekelas Salah. Ini menandakan sera baru di bawah kepemimpinan Slot.
Ironisnya Liverpool terllihat bermain lebih cair dan efektif saat Salah tidak berada di lapangan,
Seperti yang terlihat dalam kemenangan 2-0 atas West Ham United. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah Liverpool sedang belajar beradaptasi tanpa ketergantungan penuh pada Salah.
Minat Klub Arab Saudi Kembali Menguat
Kegagalan mendatangkan Mohamed Salah pada bursa transfer musim panas sebelumnya tidak menyurutkan minat Klub-klub. Saudi Pro League, Kini, dengan situasi Salah yang mulai tersisih di Liverpool.
Klub-klub kaya Timur Tengah itu kembali gencat mendekat. Salah tetap menjadi target utama mereka sebagai ikon global yang sangat diinginkan untuk mempromosikan liga.
Situasi Kontrak dan Potensi Transfer
Pada April 2025, Liverpool telah memperpanjang kontrak Mohamed Salah hingga musim panas 2027, sebuah langkah yang sempat membedakan spekulasi tentang masa depannya.
Perpanjangan ini diharapkan menggambarkan Salah di Anfield untuk beberapa tahun ke depan, terutama di tengah gempuran minat dari klub-klub Arab Saudi.