Jakarta – Sebanyak 16 Tim dari 13 perguruan tinggi bersaing untuk memperebutkan gelar juara dalam ajang
Campus League Futsal 2025. Ajang yang saat ini memasuki fase The Nationals, menghadirkan babak penyisihan grup berisi delapan tim untuk kategori putra maupun putri di GOR Universitas Jakarta (UNJ).
Baca Juga: Campus Legend Futsal The Nationals 2025: UINSGD dan UPI Ciptakan Hujan Gol di Fase Grup
The Nationals merupakan fase yang mempertemukan empat tim dari regional Jakarta dan Regional
Yogyakarta menjadi kota penyumbang tim terbanyak di The Nationals, dengan lima tim berhasil lolos untuk berbagai di GOR UNJ.
Hujan Gol di Babak Grup
Dalam pertandingan pertama Grup B Putra, juara Regional Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD)
bershasil mendominasi lawannya sekaligus membuat laga itu berakhir dengan sekor telak 4-1.
Empat Gol UINSGD merupakan sumbangan dari sang kapten, Aldy zakky Auliya dan Muhammad Revaldo Arkeisya yang sama-sama mencetak dua gol.
Kunci UINSGD Tampil Gemilang
UINSGD berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan permainan cepat, pressing ketat, serta
intensitas tinggi, meskipun mereka hanya memiliki waktu dua hari untuk pemulihan setelah memenanngkan laga final regional pada pada 1 Desember lalu.
Pelatih Deden Zaini Muhibban mengungkapkan bahwa ia menerapkan strategi rotasi dengan
memainkan tiga paket pemain demi menjaga kesetabilan performa tim selama berjalannya laga.
Terakhir, sang pelatih juga menyebut bahwa ia dan para pemain asuhannya akan bermain penuh tekad
dalam ajang ini.” kita bakal mati-matian, bakal abis-abisan untuk membawa almamater kami di kancah nasional ini.
UPI Putri Ogah Cepat Berpuas Diri
Tim UPI putri berhasil mendominasi UGM sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan.
Babak kedua menjadi momentum bagi tim asal Bandung untuk menang dengan skor besar.
Atas kemenangan ini, pelatih UPI Putri, Yunita sari menilai hasil ini dapat dicapai melalui proses gampang
yang telah dilalui tim. Ia turut menegaskan bahwa anak asuhnya tidak boleh cepat berpuas diri karena masih ada laga selanjutnya.
“Kami tidak ingin menganggap remeh lawan sedikit pun dan kami menganggap setiap pertandingan seperti laga final,” ujar Yunita.
Salah satu pengguna UPI Putri, Lisnasari, menyebutkan bahwa tim bertekad untuk terus belajar agar dapat tampil dengan performa yang baik,”Kami terus melakukan evaluasi,
terus belajar, karena kami masih mahasiswa jufga, jadi semangat belajar itu, kami bawa baik di lapangan maupun di luar pertandingan.” jelas Lisna.
