Man Utd Dapat Angin Segar, Pemain Idamannya Terang

Man Utd Dapat Angin

Jakarta – Manchester United mendapat angin segar di tengah isu ketertarikan mereka terhadap penyerang Crystal Palace itu, Jean-Philippe Mateta.

Klub Ruben Amorim berpeluang membajak dia ke Old Trafford sebab pesepak bola berusia 28 tahun sudah terang-terangan menyatakan keinginnannya meninggalkan The Eagles.

Baca Juga: Kemenpora dan Koi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025

Sebagai Informasi Mateta memang tengah menjadi incaran klub-klub elite Eropa sebab dia tampil cukup baik untuk Crystal Palace dengan mencetak 7 gol dalam 14 pertandingan di Liga Inggris 2025/2026.

Kontribusi tersebut membawa skuad racikan oliver Glasmer kini bersaing di papan atas lantaran menempati peringkat 5 klasemen sementara Premier League usai mengumpulkan 23 poin dalam 14 laga.

Crystal Palace Tak Mau Kehilangan Mateta, Tapi…

Crystal Palace sebenarnya ogah kehilangan Jean-Philippe Mateta, apalagi di pertengahan musim 2025/2026.

Akan tetapi, sang pemain sudah kadung mengkomunikasikan keinginannya untuk menguji kemampuan di level yang lebih tinggi dengan mencoba peruntungan di tempat lain.

Pemberitaan yang sama menyebut Mateta juga telah mendorong perantaranya untuk mulai mengeksplorasi opsi konkret yang dibukanya di bursa transfer musim dingin.

Harga Jean-Philippe Mateta

Dengan adanya permintaan dari Jean-Philippe Mateta, Crystal Palace tampaknya memilih bersikap pragmatis terkait potensi penjualan pemain bintangnya di Januari 2026.

Pihak klub sadar bahwa harga sang penggawa bisa turun ketika memasuki tahun terakhir kontraknya yang bakal habis pada 2027 mendatang.

Syarat Klub Baru Mateta

Agen Jean-Philippe Mateta juga telah menetapkan syarat tertentu terkait calon klub baru untuk kliennya.

Perwakilan sang pemain ingin memprioritaskan jaminan tampil secara reguler di tim utama untuk Mateta, serta wadah bersaing di level tinggi kompetisi Eropa.

Man Utd masih cukup sulit memenuhi kriteria tersebut sebab mereka telah gagal mengamankan tiket kompetisi

Eropa untuk musim ini. Klub Ruben Amorim sementara juga belum masuk zona Liga Champions lantaran bru menduduki peringkat B klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026.

Kemenpora dan Koi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025

Jakarta – Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC, telah mengukuhkan kontingen Indonesia yang akan bertanding dalam SEA Games 2025 Thailand di Auditorium Wisma Kemenpora. Jakarta Pusat.

Baca Juga: Media Uzbekistan Bocorkan Alasan Timur Kapadze Tolak Timnas Indonesia

Acara itu dihadiri langsung oleh menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora RI) Erick Thohir, dan

Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari. Erick turut berperan sebagai pembina upacara prosesi pengukuhan tersebut.

 Dalam acara ini para atlet dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari,

“Tim Indonesia untuk SEA Games ke-33 Thailand 2025 dengan ini saya kukuhkan,” ujar Raja.

Uasi prosesi di Wisma Kemenpora tuntas, para atlet Merah Putih menuju ke Istana

Negara dengan agenda pelepasan oleh Presiden Prabowo Subianto sebelum berangkat ke Thailand.

Pentingnya Konsolidasi

Menpora Erick Thohir turut memberikan sambutan dalam acara pengukuhan atlet tersebut.

Dalam sambutannya, ia menyebut pentingnya konsolidasi demi menciptakana prestasi olahraga Indonesia.

Ia turut menambahkan, bahwa SEA Games merupakan awal dari evaluasi pada sektor olahraga tanah air.

Erick juga berharap, ke depannya Indonesia dapat mengukir lebih banyak sejarah baru lewat berbagai ajang.

Olahraga adalah Kebanggan Bangsa

Erick bahwa olahraga merupakan kebanggan dan juga identitas suatu bangsa. Ia mengutip bahwa perkataan Presiden Prabowo Subianto, tentang olahraga.

Atas hal itu, Erick memegang komitmen penuh dalam mempersiapkan 51 cabor yang akan dipertandingkan di pesta olahraga Asia Tenggara mendatang.

Mengenai cabor lain yang belum berkesempatan tampil, Erick turut menjelaskan adanya kesempatan yang alan diberikan dengan sistem promosi dan degradasi.

Berjuang Demi Nama Bangsa

Erick turut meningkatkan serta memotivasi para atlet yang akan segera terbang ke Thailand.

Ia menyebutkan bahwa pasukan Merah Putih harus berjuang sekeras mungkin demi nama bangsa dan juga pengorbanan yang telah mereka lakukan.

“Kalian harus berjuang untuk mengangkat nama bangsa, untuk pengorbanan kalian, dan juga untuk pegorbanan keluarga kalian.” ujar Erick.

Erick berharap, 1021 atlet yang diberangkatkan, dapat mendulang medali emas sebanyak mungkin,

Disebutkan, Indonesia memiliki target torehan medali emas dalam SEA Games tahun ini, sebanyak 80 medali emas.

Tidak hanya itu, Erick juga ingin agar olahraga

di Indonesia dapat menghasilkan lebih banyak sejarah baru yang membanggakan di masa yang akan datang.

Media Uzbekistan Bocorkan Alasan Timur Kapadze Tolak Timnas Indonesia

Jakarta – Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, dilaporkan menolak tawaran dari Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk melatih Timnas Indonesia.

Baca Juga: Hasil NBA: Duncan Robinson Bungkam Mantan, Pistons Akhiri Dua Kekalahan Beruntun

Penolakan ini terungkap setelah media Uzbekistan membocorkan detail negosiasi yang gagal. Kejadian ini terjadi pada awal Desember 2025, menyusul kunjungan Kapadze ke Jakarta pada November sebelumnya.

Negosiasi antara PSSI dan Timur Kapadze, yang sempat memicu spekulasi luas di Indonesia, akhirnya kandas. Setelah penolakan tersebut, Kapadze dengan cepat menyepakati kontrak dengan klub Uzbekistan FC Navbahor.

Tawaran PSSI untuk Timnas U-23 dan Target Ambisius

PSSI di kabarkan hanya mengajukan tawaran kepada Timur Kapadze untuk posisi pelatih Timnas Indonesia U-23. Informasi ini pertama kali diungkap oleh media Uzbekistan, Up.Uz\, yang menyatakan bahwa otoritas sepak bola Indonesia menginginkan Kapadze.

Tawaran ini berbeda dengan ekspetasi publik yang berharap kapadze akan menukangi tim senior.

Lebih lanjut, PSSI juga menyertakan target yang sangat ambisius dalam tawaran tersebut. Kapadze diharapkan mampu meloloskan Timnas U-23 Indonesia ke Olimpiade 2028 yang akan diselenggarakan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Untuk mencapai target ini, Timnas U-23 harus menembus posisi tiga besar pada ajang Piala Asia U-23 2028.

Target lolos Olimpiade 2028 ini menjadi salah satu poin krusial dalam negiasi. Meskipun Kapadze memiliki rekan jejak mentereng di level U-23, termasuk membawa Uzbekistan U-23 ke Final Piala Asia U-23 2024.

Beban target tersebut disinaylir menjadi pertimbangan besar baginya. Kapadze sendiri sebelumnya telah mundur dari Timnas Uzbekistan setelah kedatangan Fabio Cannavaro.

Penolakan Kapadze dan Pilihan Bergabung dengan Navbahor

Media Uzbekistan, Upl,Uz, secara eksplist melaporkan bahwa Timur Kapadze menolak tawaran PSSI untuk melatih tim Olimpiade atau Timnas U-23. Penolakan ini menjadi penyebab utama kegagalan negosiasi yang sempat berlangsung intensif.

Kabar ini sekaligus mengklarifikasi spekulasi yang berkembang di media massa Indonesia.

Setelah menolak pinangan dari PSSI, Kapadze tidak butuh waktu lama untuk menemukan pelabuhan baru dalam karier kepelatihannya. Pelatih berusia 44 tahun itu langsung menyepakati kontrak dengan salah satu klub Liga Uzbekistan.

FC Navbahor. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada 1 Desember 2025, menandai babak baru bagi Kapadze.

Kunjungan Awal dan Komunikasi yang Belum Final

Sebelum rumor penolakan ini mencuat, Timur Kapadze sempat mengunjungi Jakarta pada November 2025. Kunjungan tersebut sontak memicu spekulasi bahwa ia sedang dalam negosiasi lanjutan dengan PSSI.

Namun, Kapadze sendiri kala itu mengklarifikasi bahwa ia kunjungannya hanya untuk berlibur dan belum ada tawaran resmi yang mendalam dari PSSI.

Kapadze mengakui adanya komunikasi awal dengan PSSI, namun, ia menegaskan bahwa pembicaraan tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum menjurus pada kesepakatan konkret. Pernyataan ini sejalan dengan laporan media Uzbekistan yang menyebutkan.

Situasi ini menggambarkan dinamika bursa pelatih Timnas Indonesia yang kerap di warnai dengan berbagai spekulasi.

Meskipun PSSI berupaya mencari sosok pelatih berpengalaman, tawaran yang diberikan harus sesuai dengan ambisi dan visi pelatih yang bersangkutan.

Hasil NBA: Duncan Robinson Bungkam Mantan, Pistons Akhiri Dua Kekalahan Beruntun

Jakarta – Detrot Piston kembali ke jalur kemenangan pada NBA 2025/2026. Pistons mempermalukan tuan rumah

Miami Heat 138-135 di Kaseya Center, Minggu (30/11/2025). pagi WIB. Duncan Robinsom tampil gemilang membantu Pistons mengalahkan mantan klubnya Heat.

Baca Juga: Rumor Pelatih Manchester City: Vincent Bantah Gantikan Pep Guardiola

Kemenangan ini penting artinya bagi Pistons. Mereka sempat kalah dua kali beruntun di NBA 2025/2026.

Kemenangan atas Heat membuat Pistons tetap mempertahankan status sebagai tim dengan rekor menang kalah terbaik di Wialyah timur

Laga ini menjadi kali pertama Ro

binson kembali ke tanah Miami sebagai pemain lawan setelah dilepas ke Pistons musim panas lalu. Sebelumnya Robinson menghabiskan tujuh tahun bersama Heat. Robinson tampil ciamik dengan sumbangasih 18 angka untuk Pistons.

Cunningham Berperan Penting Untuk Kemenanngan Pistons

Dalam Kondisi genting, Cunningham memainkan peran penting, Dia kem bali menjauhkan Pistons pada posesion berikutnya,

Pistons mengamankan kemenangan penting dengan selisih satu setengah bola.

Cunningham melanjutkan performa gemilangnya. Dia finish dengan sumbangasih 29 poin. Tobiar

Harris juga tampil menawan pada laga ini. Eks pemain Philadelpia 76ers itu memberikan sumbangasih 26 angka. Hanya dua kali tembakanya meleset di laga ini.

Ditunggu Atlanta Hawks

Di kubu Heats, Andrew Wiggins memimpin dengan raihan 31 poin. Normal Powell menyusul dengan 28 angka.

Bam Adebayo sendiri tak berkutik di laga ini dengan harga meraih 15 poin dan 10 rebound. Padahal Pistons tak menurunkan center andalannya Jalen Duran yang cedera.

Selanutnya Pistons akan kembali bermain di kandang sendiri. Mereka menajamu

Atlanta Hawks pada hari Selasa (2/12/2025) pagi WIB. Sedangkan Heat akan kedatangan Los Angeles Clippers juga di hari yang sama.

Rumor Pelatih Manchester City: Vincent Bantah Gantikan Pep Guardiola

Jakarta – Vincent Kompany menepis rumor translate ke Manchester City setelah petinggi Bayern Munchen mengisyaratkan pelatih asal Belgia itu akan menggantikan Pep Guardiola.

Baca Juga: Jersey Tim Indonesia di SEA Games 2025 Tonjolkam Tradisi Nusantara

Kompany pernah bermain di bawah asuhan Guardiola di Man City selama tiga tiga musim. Pilihan taktiknya kemudian sangat dipengaruhi oleh gaya serta filosofi sang mentor.

Sempat mencari pengalaman di Burnley, Kompany keudian mendapat kesempatan besar dengan dipinang Bayern Munchen pada 2024.

Perjalanan mereka di Liga Champions juga sama impresif. Mereka membukukan rekor sempurna sebelum di hentikan Arsenal pada pertandingan terbaru.

Pujian dari Bos Bayern Munchen

Kompany menerima pujian dari Presiden Bayern Munchen Uli Hoeness yang kemudian mengklaim sosok asal Belgia itu suatu hari nanti akan menggantiikan Guardiola di Inggris.

“Saya sangat menghormati Hoeness. Tapi di sepak bola, saya tidak bisa berfikir sejauh itu. Fokus saya adalah Bayern dan apa yang bisa kami capai sekarang. Saya lebih suka hidup di dunia yang ada di depan saya sekarang.

Itu menyita seluruh waktu saya. Saya sama sekali tidak memikirkan tim lain, saya hanya melihat FC Bayern,” ujar Kompany.

Tak Terganggu Penurunan Performa

Performa sensasional Bayern sedikit menurun dalam beberapa pekan berakhir karena beberapa kesalahan kunci. Saat melawan Freiburg, Bayern kebobolan dua gol pada awal pertandingan sebelum akhirnya berjaya 6-2.

Mereka kemudian menderita kekalahan perdana musim ini saat dihajar Arsenal 1-3. Meski begitu, Kompany mengaki tidak begitu khawatir dengan penurunan performa.

“Saya masih berfikir ini normal. Tetapi jika mulai menjadi pola, kami harus berusaha untuk mengatasinya. Namun, dalam 20 pertandingan terakhir, kami biasanya unggul 3-0 setelah 20 menit. Hal itu jauh lebi9h sering terjadi,” ucapnya.

Bersiap Hadapi DFB Pokal

Setelah membantu klub menenangkan kembali gelar Bundesliga musim lalu, Kompany kini mengincar DFB Pokal juga, trofi yang belum pernah dira8ih Bayern sejak 2020.

“Anda selalu bisa mengatakan ingin memenangkan segalanya, tetapi itu membutuhkan kerja keras dan sikap. Jika kami menunjukan di setiap laga, maka kami memiliki peluang bagus,” ucap Kompany, dilansir Goal.com

Bayern Munchen akan melawan Union Berlin di babak 16 besar DFB Pokal, Kamis (4/12/2025) dini hari WIB.

Jersey Tim Indonesia di SEA Games 2025 Tonjolkam Tradisi Nusantara

Jakarta – Jersey Tim Indonesia untuk SEA Games 2025 resmi dilincurkan pada 1 Desember 2025.

Peluncuran dilakukan di Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jersey ini merupakan buatan Mills melalui kolaborasi antara Sarinah dan juga Didin Hediprasetyo Foundation sebagai mitra kuratorial desain.

Baca Juga: Kapan Pemenang Puskas Awards 2025 Diumumkan? Rizky Ridho Jadi Kandidat Kuat

Koleksi perlengkapan tanding tim Indonesia ini dikurasi oleh Didit Hediprasetyo Foundation menghadirkan pendekatan artistik yang menonjolkan keaslian tradisi Nusantara.

Sarinah juga mengeimbangkan desainnya berdasarkan arahan kuratorial tersebut, memastikan interpretasi visual yang tetap selaras dengan karakter budaya Indonesia.

Pola Ukir halus yang terinspirasi dari Kriya Toraja menjadi elemen utama, dihadirkan dalam tata bentuk yang modern dan juga dinamis. Kehadiran guratan spontan merah-putih karya seniman

Jogja Labadou Piko semakin mempertegas karakter dan juga energi visual koleksi, menjadikannya lebih ekspresif dan juga sarat makna artistik.

Angkat Warisan Budaya

Desain yang telah disempurnakan kemudian diproduksi oleh Mills sebagai pihak yang memastikan hasil akhir sesuai performa akhir.

Direktur Utama PT Sarinnah, Raisha Syarfuan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan fokus

Sarinah sebagai Cultural Experience Center yang mengangkat warisan budaya Indonesia dan juga dipresentasikan ulang tanpa kehilangan makna.

“Sarinah bangga dapat berkolaborasi dengan Didit Hediprasetyo Foundation untuk menghadirkan desain yang tidak hanya fungsional bagi atlet.

Tetapi juga menyampaikan variasi visual tentang kebanggan dan juga kekuatan karakter bangsa.

Peluncuran ini juga semakin bermakna dengan dipilinya Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai lokasi acara. PT Angkasa

Putra Indonesia baru saja menyelesaikan revitalisasi Terminal 1C yang kini tampil lebih modern, autentik, dengan sentuhan elemen desain yang merefleksikan karakter khas Indonesia.

Disumbangkan ke Korban Bencana Alam

Suasana tersebut setara dengan konsep jersey yang turut mengangkat kejayaan budaya nasional.

Terminal 1C yang dioperasikan penuh mulai November 2025 setelah tuntas direvitalisasi. Ini menampilkan tata ruang baru yang lebih estetis, area hijau yang luas, elemen desain khas Indonesia yang dipertahankan

Dan juga Teknologi mutakir, Terminal ini berkontrbusi pada peningkatan kapasitas Bandara Soekarno -Hatta hingga 96 juta penumpang per tahun.

Koleksi Jersey Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025 akan tersedia secara ekslusif di

Sarinah menjelang keberangkatan kontingen nasional. Sebagian hasil penjualan jersey akan didonasikan untuk penanggulangan bencana alam di Sumatera.

Sementara Koleksi fashion non-sports apparel yang dikembagkan berdasarkan konsep desain ini akan tersedia secara made-to-order melalui

Didit Hediprasetyo Foundation, dengan seluruh hasil penjualan disalurkan untuk aksi solidaritas kemanusiaan di Sumatera.

Kapan Pemenang Puskas Awards 2025 Diumumkan? Rizky Ridho Jadi Kandidat Kuat

Jakarta – Penghargaan Puskas Awards 2025 menjadi sorotan hangat di kalangan penggemar sepak bola global, terutama setelah nama Rizky Ridho, bek.

Timnas Indonesia, masuk dalam daftar nominasi. Meskipun pemenang Puskas Awards 2025 belum diumumkan, jadwal  pengumuman resminya telah dinanti-nantikan.

Baca Juga: Campus Legend Futsal The Nationals 2025: UINSGD dan UPI Ciptakan Hujan Gol di Fase Grup

Acara penganugrahan ini biasanya diselenggarakan dalam rangkaian The Best FIFA Football Awards, yang secara rutin diadakan pada awal tahun berikutnya setelah periode kualifikasi gol berakhir.

Pengumunan pemenang diperkirakan akan berlangsung antara Januari hingga Februari 2026.

Gol Spektakuler Rizky Ridho ke gawang Arema FC di Liga 1 2024/2025 telah mengantarkannya bersaing dengan nama-nama besar di dunia seperti Lamine Yamal dan Declan Rice.

Ini membantai sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Dan Publik menantiakan apakah Ridho mampu membawa pulang trofi bergengsi tersebut.

Sejarah dan Kriteria Puskas Award

Puskas awards merupakan penghargaan tahunan yang diberikan oleh FIFA untuk mengakui gol paling indah atau memiliki nilai estetika tertinggi dalam satu tahun kalender.

Penghargaan ini didirikan pada 20 Oktober 2009 atas inisiatif mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, sebagai bentuk penghormatan kepada legenda sepak bola Hongaria, Ferenc Puskas.

Gol yang dinilai untuk puskas Awards 2025 adalah gol yang dicetak dalam rentang waktu 11 Agustus 2024 hingga 2 Agustus 2025. Periode kualifikasi ini menjadi krusial untuk menentukan gol-gol yang berhak masuk dalam daftar nominasi awal.

Sejak tahun 2024, terdapat perubahan signifikan dalam kriteria kebijakan, dimana Puskas Award kini hanya dapat dimenangkan oleh pemain pria. Untuk pemain wanita,

FIFA Marta Award, menunjukan komitmen FIFA terhadap kesetaraan gender dalam penghargaan sepak bola.

Proses Penentuan Pemenang Puskas Award

Penentuan pemenang Puskas Award melibatkan serangkaian tahapan yang ketat dan transparan. Proses dimulai dengan FIFA dan komite terpilih yang menyusun daftar awal gol yang memenuhi kriteria, kemudian panel ahli menyeleksi 11 gol terbaik nominasi.

Kriteria penilian gol sangat detail, meliputi aspek ‘indah secara estetika’ dan dicetak tanpa unsur keburuntungan atau kesalahan. Gol juga harus mendukung fair play, serta dinilai tanpa membedakan kejuaraan, liga, atau kebangsaan pemain.

Ini memastikan bahwa setiap gol memiliki kesempatan yang sama untuk diakui.

Setelah kedua komponen digabungkan, FIFA menyusun peringkat gol dari posisi 1 hingga 11. Gol dengan total scoring point tertinggi akan menjadi pemenang. Jika terjadi seri, FIFA memiliki ajuran tie-breaker yang mengutamakan scoring points tertinggi dari fans.

Peluang Rizky Ridho dan Jadwal Pengumuman

Rizky Ridho telah mencetak sejarah sebagai pemain sepak bola pertama dari Indonesia yang masuk nominasi Puskas Awards. Gol jarak jauhnya yang spektakuler saat membela Persija Jakarta telah menarik perhatian dunia, menempatkannya di antara para kandidat terkuat.

Voting publik untuk Puskas Awards 2025 telah ditutup pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 05.59 WIB. Ini berarti semua suara telah terkumpul dan kini menunggu hasil akhir dari kombinasi penilaian publik dari FIFA Legend.

Pengumuman pemenang Puskas Award 2025 kemungkinan besar akan dilakukan antara Januari hingga Februari 2026. Momen ini akan menjadi puncak penilaian bagi Rizky Ridho dan seluruh penggemar sepak bola Indonesia, berharap gol indahnya diakui secara global.

Campus Legend Futsal The Nationals 2025: UINSGD dan UPI Ciptakan Hujan Gol di Fase Grup

Jakarta – Sebanyak 16 Tim dari 13 perguruan tinggi bersaing untuk memperebutkan gelar juara dalam ajang

Campus League Futsal 2025. Ajang yang saat ini memasuki fase The Nationals, menghadirkan babak penyisihan grup berisi delapan tim untuk kategori putra maupun putri di GOR Universitas Jakarta (UNJ).

Baca Juga: Campus Legend Futsal The Nationals 2025: UINSGD dan UPI Ciptakan Hujan Gol di Fase Grup

The Nationals merupakan fase yang mempertemukan empat tim dari regional Jakarta dan Regional

Yogyakarta menjadi kota penyumbang tim terbanyak di The Nationals, dengan lima tim berhasil lolos untuk berbagai di GOR UNJ.

Hujan Gol di Babak Grup

Dalam pertandingan pertama Grup B Putra, juara Regional Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD)

bershasil mendominasi lawannya sekaligus membuat laga itu berakhir dengan sekor telak 4-1.

Empat Gol UINSGD merupakan sumbangan dari sang kapten, Aldy zakky Auliya dan Muhammad Revaldo Arkeisya yang sama-sama mencetak dua gol.

Kunci UINSGD Tampil Gemilang

UINSGD berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan permainan cepat, pressing ketat, serta

intensitas tinggi, meskipun mereka hanya memiliki waktu dua hari untuk pemulihan setelah memenanngkan laga final regional pada pada 1 Desember lalu.

Pelatih Deden Zaini Muhibban mengungkapkan bahwa ia menerapkan strategi rotasi dengan

memainkan tiga paket pemain demi menjaga kesetabilan performa tim selama berjalannya laga.

Terakhir, sang pelatih juga menyebut bahwa ia dan para pemain asuhannya akan bermain penuh tekad

dalam ajang ini.” kita bakal mati-matian, bakal abis-abisan untuk membawa almamater kami di kancah nasional ini.

UPI Putri Ogah Cepat Berpuas Diri

Tim UPI putri berhasil mendominasi UGM sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan.

Babak kedua menjadi momentum bagi tim asal Bandung untuk menang dengan skor besar.

Atas kemenangan ini, pelatih UPI Putri, Yunita sari menilai hasil ini dapat dicapai melalui proses gampang

yang telah dilalui tim. Ia turut menegaskan bahwa anak asuhnya tidak boleh cepat berpuas diri karena masih ada laga selanjutnya.

“Kami tidak ingin menganggap remeh lawan sedikit pun dan kami menganggap setiap pertandingan seperti laga final,” ujar Yunita.

Salah satu pengguna UPI Putri, Lisnasari, menyebutkan bahwa tim bertekad untuk terus belajar agar dapat tampil dengan performa yang baik,”Kami terus melakukan evaluasi,

terus belajar, karena kami masih mahasiswa jufga, jadi semangat belajar itu, kami bawa baik di lapangan maupun di luar pertandingan.” jelas Lisna.

Exit mobile version